Eyes

Friday, August 3, 2018

16 Cara Melindungi Diri Saat Gempa Bumi Terjadi

Image: pixabay/ tumisu


Beberapa hari lalu, gempa bumi berkekuatan 6.4 Skala Richter mengguncang Pulau Lombok. Daerah di sekitarnya pun ikut merasakan guncangan  seperti Sumbawa, Bima, dan sebagian Bali.

Saya sendiri sebagai warga Lombok, ikut merasakan kepanikan saat guncangan besar itu terjadi.

Gempa besar yang terjadi pada hari Minggu, 29 Juli 2018, pukul 6.47 WITA itu tidak menyebabkan tsunami, namun telah menelan banyak korban, 16 tewas termasuk satu warga asing asal Malaysia, 355 orang luka-luka, ribuan bangunan rumah hancur.

Kejadian tersebut tentu sangat mengguncang masyarakat Indonesia, bahkan menjadi berita utama di media internasional.

Tentu saja, gempa bumi besar selalu menjadi berita mengejutkan karena bencana bisa terjadi di mana saja dan tidak ada yang pernah tahu kapan datangnya.

Daerah yang paling merasakan guncangan gempa adalah Lombok Timur dan Lombok Utara. Semua korban tewas dan luka-luka berasal dari dua daerah tersebut.

Pemerintah pusat dan daerah sedang menangani para korban yang menderita akibat bencana alam itu.

Tidak ketinggalan, para sukarelawan dari berbagai lembaga dan perorangan beramai-ramai menyalurkan bantuan untuk kebutuhan para korban berupa makanan, obat-obatan, air minum, air bersih, pakaian layak pakai, selimut, tenda, terpal, dan sebagainya.

Akibat guncangan besar tersebut, banyak warga yang menderita trauma, mulai dari dewasa hingga anak-anak. Tentu saja, mereka sangat membutuhkan penanganan khusus untuk menyembuhkan trauma tersebut.

Gempa tektonik itu berpusat pada 8.4°LS dan 116.5°BT, jarak 47 km arah timur laut kota Mataram yang dekat dengan kawasan Gunung Rinjani, dengan kedalaman 24 km.

Menurut laporan BMKG hingga Rabu (1/8/2018), telah terjadi gempa susulan sebanyak 422 kali, yang terbesar mencapai 5.7 SR dan terkecil adalah 1.8 SR.

Ketika gempa utama usai, gempa susulan memanglah akan terjadi dan biasanya semakin lama akan mengecil hingga guncangan itu hilang.

Namun, walau kita sebaiknya jangan terlalu panik, hendaknya harus tetap waspada dengan adanya gempa susulan.

Karena bisa saja, jika bangunan rumah sebagian rusak akibat gempa utama, akan diperparah kerusakannya dengan adanya gempa susulan. Jadi harus tetap berhati-hati.

Tidak ada yang bisa memprediksi kapan bencana akan menimpa. Namun, setidaknya kita bisa meminimalisir risiko jika suatu saat musibah itu terjadi lagi.

Berikut beberapa cara melindungi diri jika terjadi gempa bumi:

1. Dalam ruangan, berlindung di bawah meja jika ada. Ambil posisi di pinggir/sisi meja sambil merunduk dan lindungi kepala serta leher menggunakan tangan.

2. Jika tidak ada meja dalam ruangan, menjauhlah dari pintu, lemari, kaca, bawah lampu, dan perabot berat serta dinding untuk menghindari tertimpa saat salah satu benda tersebut roboh.

Perkirakan posisi yang aman sambil tetap merunduk lindungi kepala dan leher dengan tangan.

3. Lindungi kepala dan leher dengan bantal atau bahan busa.

4. Jika sempat, pakai alas kaki untuk berjaga-jaga jika pecahan kaca berserakan di lantai.

5. Jika masih dalam ruangan saat gempa terjadi, hati-hati saat akan menuju pintu keluar, bisa saja dinding roboh dan mengenai kita saat sedang berusaha keluar. Kalau perlu, diam di tempat sambil melindungi diri, jika kira-kira sudah tidak ada guncangan, segera keluar cari area aman.

6. Tetaplah merunduk dan jangan berdiri agar menghindari risiko jatuh dan semakin panik.

7. Dalam keadaaan panik, berusaha untuk tenangkan diri agar dapat tetap berpikir.

8. Jika merasa aman, keluar dengan tetap lindungi kepala dan leher dengan tangan atau bantal.

9. Jika sempat, matikan alat elektronik agar tidak berbahaya. Matikan kompor jika masih menyala untuk menghindari risiko kebakaran.

10. Gunakan helm tutup jika ada di dekatmu.

11. Jika berada di luar, hindari berlindung di bawah pohon, kabel listrik, tiang listrik dan tiang-tiang lainnya. Hindari jembatan. Jangan berdiri dekat tebing atau bukit untuk menghindari terkena longsor.

12. Berlindung pada tempat yang terbuka seperti tanah lapang atau sawah. Perhatikan tanahnya, segera menghindar jika ada retakan.

13. Jika sedang di dalam mobil, segera menepi di tempat yang aman dan terbuka, jangan di bawah pohon, tiang  atau kabel listrik.

Matikan mobil, tetap pasang sabuk pengaman jika merasa aman di dalam.
Jika ada hal-hal mencurigakan dengan mesin mobil atau tanah di sekitarnya terlihat retak, segera keluar cari perlindungan di tempat terbuka dan aman.

14. Jika berada di dataran rendah dan dekat pantai, segera menjauh dan cari tempat yang lebih tinggi untuk berlindung, terutama jika gempa tektonik besar yang bisa saja menyebabkan tsunami.

15. Periksa kondisi diri apakah terluka atau tidak. Jika iya, segera minta obat-obatan. Jika tidak, segera bantu jika ada korban yang terluka.

16. Selalu ikuti instruksi dari pihak berwenang untuk keselamatan.

Saturday, July 28, 2018

7 Manfaat Ikan Kembung Untuk Kesehatan

Sebagai negara maritim yang kaya akan hasil laut, nelayan Indonesia memperoleh banyak tangkapan seperti ikan, cumi-cumi, rumput laut dan sebagainya.

Nah, salah satu hasil tangkapan laut yang banyak dijual di pasar sekitar kita adalah ikan kembung.

Ikan kembung atau dalam istilah asingnya disebut short mackerel ini, hidup menyebar di laut-laut dangkal perairan Indo – Pasifik Barat.

sumber: wikipedia.org

Ikan kembung ternyata ada pembagiannya, ikan kembung lelaki dan ikan kembung perempuan.

Namun, nama ini hanyalah sekadar nama lokal, karena pada masing-masing jenis ikan tersebut terdapat jantan dan betinanya.

Ikan kembung lelaki memiliki ciri panjang badan sampai 23 cm, mampu hidup sampai 4 tahun, menyebar di laut dangkal dengan suhu 17 °C.

Ikan kembung perempuan, memiliki ciri panjang badan 20 cm. Jenis ikan ini menyebar di laut-laut dangkal di perairan Indo – Pasifik Barat bagian tengah atau kawasan Asia Tenggara dan Melanesia, dengan suhu permukaan laut sekitar 20 – 30 °C.

Ikan secara umum diketahui mengandung omega 3 yang sangat baik untu kesehatan.

Ikan kembung khususnya, ternyata memiliki kandungan gizi yang hampir setara dengan ikan salmon yang dikenal lezat dengan kandungan gizi yang paling tinggi di antara jenis ikan lainnya.

Seperti kita ketahui, masyarakat Indonesia hanya bisa mengimpor ikan salmon dari luar karena perairan laut kita tidak cocok dengan habitat aslinya. Sebagai dampaknya, harga ikan impor tersebut beberapa kali lipat lebih mahal dari harga ikan lokal di pasaran.

Bahkan, ada sebagian yang percaya bahwa ikan kembung mengandung omega 3 yang lebih tinggi dibanding ikan salmon dengan perbandingan 2.6 g : 1.4 g, wah?

Ikan salmon lebih unggul karena memiliki kandungan vitamin A dan antioksidan yang tinggi. Hal itu tidak lepas dari pigmen karotenoid astaxanthin yang dimilikinya.

Sedangkan ikan kembung, kaya akan kandungan vitamin A dan vitamin D, sehingga jika mengonsumsinya dengan rutin akan baik untuk kesehatan tulang.

Menyangkut manfaat omega 3 ini, Dr. Ir. Diah M Utari, M.Kes., seorang ahli gizi di Fakultas Kesehatan Masyarakat UI, mengatakan, ‘Jika kolesterol bagus, jantung pasti sehat. Jika lemak tubuh normal, tubuh tidak akan mudah lelah dan jarang pegal (www.solutif.com).’

Sebaiknya masyarakat mengonsumsi ikan minimal 2 kali seminggu agar jantung dan pembuluh darah tetap sehat.

Lebih spesifik, beberapa manfaat mengonsumsi ikan kembung secara rutin adalah sebagai berikut:

1. Menurunkan kadar kolesterol yang pada akhirnya dapat menjaga kesehatan jantung.

2. Menurunkan kadar lemak dan gula darah dalam tubuh, pengaruhnya, berat badan ikut menurun.

3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

4. Kandungan kaliumnya dapat menormalkan tekanan darah sehingga mampu mencegah hipertensi.

5. Kandungan rendah lemak jenuh menurunkan resiko penyakit jantung

6. Kandungan omega 3 mampu mencegah stres dan bagus untuk sel otak anak.

7. Kandungan protein bagus untuk pertumbuhan otot.

Ikan kembung dapat dikonsumsi oleh anak-anak maupun orang dewasa, biasanya dihidangkan sebagai lauk pauk bersama sayuran dan panganan lainnya.

Para pedagang di pasar maupun nelayan di sekitar pantai banyak menjual ikan kembung dalam bentuk segar, sudah dipindang, diasin, maupun diasap. Tinggal pilih sesuai selera.

Cara mengolahnya pun beragam, bisa digoreng, dipepes, ataupun di kukus.

Untuk lebih sehatnya, sebaiknya diolah dengan cara dikukus atau direbus, sehingga tidak perlu adanya tambahan minyak untuk menghindari kolesterol.

Saturday, July 21, 2018

10 Manfaat Jamur Tiram Untuk Kesehatan Manusia

Jamur tiram adalah jenis jamur yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia bahkan hampir di seluruh dunia. Termasuk dalam kelompok Basidiomycota dan kelas Homobasidiomycetes.


Jamur ini berwarna putih atau krem, disebut jamur tiram karena bentuk atasnya yang menyerupai cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung. Bagian atas atau kepala jamur tiram berukuran dari 5 — 25 cm.


sumber foto: id.m.wikipedia.org

Biasanya, jamur tiram terdapat di hutan dan tumbuh pada batang pohon yang telah lapuk atau kayu yang sudah ditebang. Jamur ini bisa tumbuh sepanjang tahun. Tetap saja, kita harus berhati-hati dan memeriksa betul seandainya menemukan jamur di hutan, apakah bisa dikonsumsi atau tidak untuk menghindari keracunan.


Namun, kini sudah banyak masyarakat kita membudidayakan jamur tiram untuk kemudian dijual sehingga tidak terlalu susah untuk mencarinya. Kita dapat membeli jamur ini di pasar, di supermarket ataupun di warung sayur dekat rumah.


Banyak cara mengolah jamur tiram menjadi masakan lezat seperti, dibuat sup, ditumis, disate, ataupun dipepes. Bahkan, jamur tiram banyak digunakan sebagai bahan pada masakan China, Korea dan Jepang.


Rasa masakan berbahan jamur ini akan terasa lezat jika kita mencampurkannya dengan bahan dan bumbu yang tepat.


sumber foto: id.m.wikipedia.org


Dari anak kecil sampai orang dewasa bisa mengonsumsi jamur ini selama tidak menderita alergi. Bagi penderita penyakit tertentu seperti asam urat, lebh baik mengonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi jamur tiram.


Terus, apakah mengonsumsi jamur tiram ini baik untuk kesehatan?


Yup! Bukan baik lagi, sangat baik malah.
Jamur tiram mengandung vitamin, mineral dan zat-zat yang penting untuk kesehatan tubuh manusia.


Berdasarkan penelitian Sunan Pongsamart, biochemistry, Faculty of Pharmaceutical Universitas Chulangkorn, jamur tiram mengandung protein, air, kalori, karbohidrat, dan sisanya berupa zat besi kalsium, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C (wikipedia.org).


sumber foto: id.m.wikipedia.org


Memiliki kandungan protein tinggi, vitamin dan mineral, serta rendah kalori, lemak dan karbohidrat, jamur ini cocok sebagai menu sehat dalam program dietmu.


Kecuali bagi mereka yang alergi, mengonsumsi jamur ini dianjurkan karena sangat baik untuk kesehatan.


Apa saja manfaatnya?


Berikut beberapa di antaranya:


1. Jantung


Jamur tiram mengandung sumber vitamin B3 (niacin) yang berfungsi untuk menjaga kesehatan jantung dan menurunkan kadar kolesterol jahat dan kadar gula darah.


2. Diet 


Mengandung serat, rendah kalori, membuat jamur tiram sangat cocok untuk menu yang sedang menjalankan program diet.


3. Anti jamur


Jamur tiram mengandung zat peptide (pleurostrin) yang berguna untuk menghalangi tumbuhnya jamur.


4. Energi


Jamur tiram menghasilkan enzim hidrolisis dan enzim oksidasi yang berfungsi dalam proses pembentukan energi.


5. Penawar racun 


Dengan kandungan anti bakteri dan anti tumor dapat berfungsi sebagai penawar racun dalam tubuh.


6. Kekebalan tubuh


Kandungan vitamin C, magnesium dan antioksidan dalam jamur tiram dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh sehingga terhindar dari serangat penyakit.


7. Anti bakteri


Jamur tiram mengandung zat benzaldehida yang berfungsi untuk menekan dan mengurangi jumlah bakteri dalam tubuh.


8. Cegah kanker


Kandungan senyawa asam linoleat dalam jamur tiram dapat menekan timbulnya efek astrogen yang menyebabkan kanker payudara.
Sedangkan, zat betaglucan yang terkandung di dalam jamur tiram dapat membantu menghambat tumbuhnya kanker prostat pada tubuh pria.


9. Bunuh sel tumor


Kandungan zat besi berguna untuk pertumbuhan limfosit yang bersifat aktif membunuh sel tumor agar tidak tumbuh.


10. Menurunkan kolesterol


Zat lovastatin dalam jamur tiram dapat membantu menurunkan kolesterol dalam tubuh manusia.


Itulah beberapa manfaat jamur tiram bagi kesehatan jika kita mengonsumsinya secara rutin. Kita dapat mengonsumsi jamur tiram setiap hari dan tidak memberikan efek samping selama tidak dikonsumsi berlebihan.

Tuesday, July 10, 2018

Curhat, nih? : Buntu!

Apa kabar dah ini blog??

Lama juga gak ngisi.

Lagi pengin nulis, otak lagi stuck.

Image: pixabay/Hans


Udah gitu, banyak godaan bikin gak fokus.

Seperti, niat nyari ide di pesbuk, yang ada malah keasyikan. Lupa niat awal, juga lupa waktu.

Parahnya lagi, pas lagi lapar-laparnya perut, banyak yang nge-share masakan. Demmit!

Mending nge-share aslinya, ni kan gambarnya doang. Makin dah keruyukan!

Tapi sih, aku sendiri juga sering begitu.
Nge-share masakan atau makanan hahaha!

Tujuannya jelas, biar teman-teman pada meraung-raung, ileran dan mupeng! Lol!

Padahal sih cuma makanan murah... ah lebay pada!

Ya udahlah, mungkin butuh semedi dulu di atas pohon. Pohonnya pohon jambu tetangga. Buat dapetin segala ide dan... tentu saja metikin buahnya.  Cus!




Friday, April 13, 2018

Halooo, Idolaku!

Buatku, seorang idola adalah sosok yang menginspirasi dalam hidup , selain kekagumanku terhadap keahlian yang dimiliki, juga pesonanya tentu saja. 😊

Aku mengagumi satu artis/produser musik luar negeri yang kini cukup senior di bidangnya. Keahliannya mengolah musik dan membuat lirik mungkin diturunkan dari sang ayah yang juga seorang penulis lagu cukup terkenal terutama di negaranya. Pernah bekerja sama dengan beberapa penyanyi terkenal dunia, lagu-lagu hasil karya-nya juga pernah menjadi soundtrack beberapa film Hollywood kala itu. Hebat sekali. Jadi tak heran, kesehariannya dihabiskan di studio musik milik sang ayah. 

Aku mulai mengagumi idolaku sejak menonton tayangan video musiknya di layar televisi bertahun-tahun lalu, menyukai gaya dan tampilan simpelnya dengan t-shirt dan sneakers, lengkap dengan ciri khas rambut gondrong sebahu yang membuatnya makin tampak cute. Tentu saja kala itu sang idola masih sangat muda.

Lagunya sendiri masih banyak diingat sampai sekarang. Saat ini kesibukannya lebih fokus berada di 'balik layar', di dalam studio musiknya yang bagus dan lengkap itu... tentu saja.

Beruntungnya, berkat kemajuan teknologi, aku akhirnya bisa komunikasi dengan idolaku 😊
Dia adalah sosok yang humble dan pintar, apa adanya dan... terkadang aneh, haha 😄

Dimulai sejak sekitar tiga tahun lalu, aku bisa dengan mudah menghubunginya... hingga saat ini. Senang sekali pastinya, tapi tidak sepenuhnya.

Mudah menghubungi sang idola, bukan berarti gampang untuk bisa bertemu langsung. Padahal walaupun artis luar negeri, cukup sering dia dan bandnya datang ke Indonesia terutama beberapa tahun lalu saat mengerjakan proyek bareng musisi lokal. Tapi tetap saja, tidak mudah pastinya untuk seorang fan bertemu sang idola. Ya, sedihnya di situ... Dan orangnya sendiri saat ini berada sangat jauuuuh.... tapi masih di bumi sih. 
Ya, satu bintang di langit itu jatuh mendarat dan bersinar di hatiku 🌠💖

Terkadang, aku curhat saja dengan cueknya ke sang idola, menceritakan apa dan bagaimana aku mengagumi karya-karya miliknya dan bahkan 'memaksa'-nya untuk aku bisa berfoto bareng suatu saat nanti hahaa. Untungnya dia sangat baik dan 'sabar' menghadapi fan-nya satu ini. Atau sebenarnya dia tidak peduli? Haha, entahlah. Kadang aku membahas hal di luar musik pun dia masih mau jawab. Duh baiknya... 😊

Ketika menulis 'curhatan' ini pun, aku sedang mendengarkan lagu yang menjadi favoritku dari lagu-lagu favorit lain miliknya. Klik 'turn repeat on'! Ku putar berulang-ulang tak bosan, haha!

Semua lagunya aku sukaaaa... termasuk orangnya ❤

Kapaaan yah bisa bertemu sang idola? 😇





Wednesday, April 11, 2018

Sunyi...

Lewat tengah malam menjelang subuh, kadang ku butuh waktu ini untuk merasakan sunyinya dunia dari suara manusia. Yang biasanya sebagian kita kebanyakan omong, jadi polusi suara bagi yang lain. Parahnya kita tak sadar itu. Padahal semakin banyak bercuap-cuap biasanya semakin sedikit praktik nyata yang dilakukan. Menurutku sih...

Di waktu ini, sebagian besar manusia tertidur pulas, hanya suara-suara mahluk lain yang saling bersahutan. Lolongan anjing, suara tokek, jangkrik, asal jangan ada dengar cekikikan... tapi terbangun oleh suara benda digeret. Apakah itu? Entahlah...

Kupikir ada kalanya kita butuh waktu sunyi untuk mengembalikan perasaan damai dalam hati... atau sekedar merenung atas segala hal dalam kehidupan...


Pergi Untuk Kembali

Berpisah dengan sesuatu hal yang kita sangat sukai itu rasanya menyedihkan. Bukan hanya dengan seseorang, jauh dari suatu tempat pun bisa membuat hati terasa pilu... bahkan bisa dibuatnya menangis.
Apalagi banyak kenangan tertinggal di tempat istimewa tersebut.

Ada saja keadaan yang mengharuskan kita pergi meninggalkannya, mau tidak mau, suka tidak suka. Perasaan yang tidak nyaman dan sebenarnya malas untuk dilakukan.

Keinginan dan niat dalam hati ada 'tuk kembali, hanya dibutuhkan usaha nyata. Rencana matang harus dipersiapkan, tentu wajib pula diterapkan.

Semangat. Disiplin. Dua kata kunci yang semoga selalu ada dalam diri.

Sampai bertemu kembali...




Tuesday, April 3, 2018

Pantai PANDAWA, "The Hidden Paradise" di Selatan Bali

Hari ini aku jalan-jalan ke Pantai Pandawa, untuk kedua kalinya.

Lokasinya berada di Desa Kutuh, Badung, Kuta Selatan. Pantai ini berpasir putih dengan pemandangan yg indah, warna laut yang hijau dan biru serta tebing-tebing tinggi di sepanjang jalan aspal yang menuju ke arah pantai.





Kabarnya, pantai ini masih terbilang baru dibanding yang sudah terkenal seperti pantai Kuta. Dulunya, akses menuju pantai indah ini terbilang sulit karena tertutup oleh tebing tinggi sehingga sempat dijuluki sebagai "the hidden paradise". 

Namun, berkat niat, semangat dan keuletan warganya, pantai ini akhirnya berhasil menjadi salah satu objek wisata yang terkenal di pulau Bali karena akses jalan menuju ke sana sudah bagus. Tiket masuk untuk ke pantai Pandawa adalah sepuluh ribu rupiah (untuk kendaraan motor) saat ini. 

Di pantai Pandawa, terdapat beberapa spot untuk berfoto. Tebing pantai, di sini pengunjung bisa melihat pemandangan pantai dari atas, tersedia tempat parkir dan warung makan. Kita juga bisa melihat kegiatan paragliding dengan lebih jelas, karena mereka tepat terbang melintas di atas kita, seru ya? Aslinya, kegiatan paragliding sendiri bukan terdapat di pantainya tapi di atas bukit di dekatnya.


Setelah puas berfoto di atas, lanjut berkendara (bisa juga jalan kaki) mengikuti jalan aspal ke bawah menuju pantai. Di sepanjang jalan aspal menuju pantainya, kita akan melewati patung-patung dalam tokoh Mahabharata, yaitu: Yudhistira, Arjuna, Bima, Nakula, Sahadewa (sesuai dengan nama pantainya, Pandawa) dan Dewi Kunti, berderet di badan tebing tinggi.



Sampai di pantainya, kita disuguhkan pemandangan yang tentu saja tidak kalah memesona. Pantai yang terbentang sepanjang kurang lebih satu kilometer dengan pasir putih dan warna laut yang bergradasi, dilengkapi batu karang di bagian tengah pantai, menjadikan para pengunjung betah berlama-lama di tempat ini.






Pengunjung di sini tidaklah sangat ramai, tapi juga tidak sepi. Turis mancanegara dan lokal berbaur menikmati keindahan pantai ini dengan melakukan aktifitas seperti: berenang, bermain ombak, bermain pasir, berjemur, bermain kano, bahkan surfing. Ya, ombaknya lumayan besar saat saya datang ke sini, tepatnya hari ini. Tapi hal itu tidak menghalangi para turis untuk berenang atau berendam di laut sekitar pantai.
Setelah lelah bermain, kita bisa duduk-duduk di bawah payung parasol sambil menikmati suasana, menyegarkan tenggorokan dengan memesan air kelapa muda, atau makan dan minum jus segar, karena di sepanjang pantai terdapat beberapa kafe dan warung dengan menu yang bervariasi, jadi tinggal pilih sesuai selera...


Asyik, kan?

Pastinya lebih asyik lagi kalau datang langsung ke 'TKP'! 😉



Sunday, April 1, 2018

Pesona Pantai GEGER, BALI.

Sebulan menikmati liburan di Bali tepatnya di kawasan Nusa Dua, bikin segar mata dan pikiran. Sisa dua minggu lagi harus balik ke Lombok, wajib jalan-jalan menikmati keindahan beberapa pantai di wilayah Nusa Dua. Salah satunya, Pantai Geger.





Jarak sekitar empat kilometer dari tempat stay-ku di Kampial, pantai ini tepat berada di belakang hotel/resort mewah seperti St.Regis dan Mulia. Jalan menuju ke arah pantai bagus dan beraspal, tiket masuk hanya tiga ribu rupiah untuk menikmati keindahan pantai berpasir putih nan bersih ini.




Terdapat bagian pantai yang berbatu karang dan lokasi lebih sepi tapi tetap memberikan pesona alam yang tak kalah indah. Tiket masuk untuk bagian pantai berbatu karang ini cukup lima ribu rupiah saja.





Mandi dan berendam di pinggiran laut dengan pasir dan airnya yang bersih sungguh asyik sekali. Mau kano-an di laut? Bisa, tinggal menyewa. Pegal dan butuh pijat? Standby ibu-ibu jasa pijat di sekitar pantai. Mau menikmati suasana sambil makan dan minum air kelapa muda? Tersedia beberapa kafe di pinggir pantai yang menyediakan softdrink dan western foods.  Dengar-dengar sih, bisa menyewa untuk menunggang unta juga di pantai ini tapi aku sendiri belum pernah lihat untanya, hehe.

Oh iya, kabarnya Raja Salman dan rombongan ke pantai ini juga saat beliau menginap di salah satu hotel mewah di Nusa Dua tahun lalu.

Pulang ke Lombok nanti pasti akan sangat rindu untuk balik ke sini lagi.

Pesona Bali memang tiada habisnya...

Friday, November 10, 2017

Dekat Jauh, Jauh Dekat

Antara sial dan untung. Antara sedih dan senang.

Dihadapkan oleh kenyataan bahwa orang-orang terdekat terasa sangat jauh. Dan orang terjauh terasa sangat dekat...

Yang masih hidup serasa sudah mati, yang telah tiada serasa masih ada.

Andai bisa ditukarkan...

Yah, jalani saja.

Semoga suatu saat nanti, yang dipisahkan jarak akhirnya disatukan. Yang tak berjarak, dipisahkan saja.

Thursday, May 18, 2017

Terima kasihku Kepada Dia yang Berhati Emas

Sungguh mengharukan, ketika menjalani masa berat dalam hidup dengan segala hal yang mengecewakan hati... terobati oleh  kasih di sana.

Di sana, sangat jauh... namun terasa begitu dekat cinta dan kasih sayangnya. Dengan segala kelebihan dan kekurangan sebagai manusia, dia selalu berusaha memberikan yang terbaik kepada yang dikasihinya. Segala dukungan nyata dilakukan, hanya untuk membuat yang di sini bahagia. Semua itu, jelas bukan tanpa pengorbanan. 

Begini cara Tuhan menunjukkan kebesaran-Nya, mengirimkan sosok "malaikat pelindung" di saat-saat terberat dalam hidup.
Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah.

Kejadian hari ini menyadarkanku bahwa... diri tidak harus selalu bersedih menghadapi keburukan dalam hidup, namun juga tersenyumlah untuk menerima kebaikan dengan rasa syukur.

Hari ini ku sempat tak sanggup berkata-kata, hanya hati yang terus berucap syukur... Syukur untuk mengenal sosok seperti dia. Yang pantas untuk aku ingat segala kebaikan, ketulusan, dan kebesaran hatinya.

Cinta terasa begitu universal... 

Kutulis ini sebagai bentuk respek, hormat dan terima kasihku kepada sosok yang berhati emas. 

Jika Tuhan mengizinkan, ingin ku balas segala kebaikan suatu saat nanti. Doaku selalu untukmu.

Mange tak, P.S. ❤
Your dad must be proud of you...


 

16 Cara Melindungi Diri Saat Gempa Bumi Terjadi

Image: pixabay/ tumisu Beberapa hari lalu, gempa bumi berkekuatan 6.4 Skala Richter mengguncang Pulau Lombok. Daerah di sekitarnya pun...